Rabu, 05 Oktober 2011

TUGAS MANAJEMEN KRISIS



TAHAP PRODROMAL (WARNING STAGE)
Perusahaan Pertambangan San Esteban didirikan oleh Jorge Kemeny Letay sejak tahun 1957. Dalam sejarahnya, perusahaan ini memiliki banyak catatan buruk dalam hal penjaminan dan penanganan keselamatan para penambang.


 Tercatat di Wikipedia bahwa sejak tahun 2000 sebanyak 34 pekerja tewas setiap tahunnya, bahkan pernah mencapai korban terbanyak 43 pekerja tewas. Oleh karena itu, pada tahun 2007 perusahaan ini ditutup dan dibuka kembali tahun 2008. Antara tahun 2004-2010 perusahaan ini telah membayar denda sebanyak 42 kali karena menyalahi aturan keselamatan. Karena letak geografis pertambangan ini yang tidak bagus, kemungkinan terjadi kecelakaan pun tinggi.


TAHAPAN ACUTE CRISIS (AKUT)
Tanggal 5 Agustus 2010 Perusahaan San Esteban melaporkan kepada pemerintah nasional (Chili) bahwa telah terjadi keruntuhan di pertambangan dan menjebak 33 pekerja di kedalaman hampir 700 m di bawah tanah dan penyelamatan baru akan dilakukan 6 Agustus 2010. Perusahaan berusaha bekerjasama dengan pihak pemerintah, dari mulai Departemen Buruh dan Kesejahteraan Masyarakat, Badan Pertambangan dan Geologi Nasional serta Pusat Darurat Nasional Kementrian Dalam Negeri. Berbagai upaya pun telah dilakukan, dari mulai penyelamatan dengan cara memotong langsung reruntuhan, membuat rute alternatif melalui lorong ventilasi bahkan sampai bantuan alat berat bahkan sampai membuat lubang bor untuk mendeteksi keberadaan para pekerja. Akan tetapi, semua upaya tersebut tetap menurunkan citra San Esteban serta pemerintah.

TAHAPAN KRONIS (CLEAN UP)
Akhirnya Presiden Chili langsung mengambil alih masalah ini. Tanggal 22 Agustus 2010 ditemukan hasil yang cukup baik, bahwa ternyata para pekerja itu masih hidup dan mampu bertahan hidup. Hal ini diketahui dari sebuah pesan melalui kertas yang ditaruh di dalam bor yang digunakan untuk mencari tempat mereka terjebak. Setelah tim penyelamat melihat kertas tersebut, maka Presiden langsung mengumumkannya di media massa. Tim penyelamat semakin bekerja keras menyelamatkan mereka. Akhirnya pada tanggal 12 Oktober 2010 diumumkan prosedur penyelamatan para penambang. Penyelamatan itu dilakukan dengan menggunakan kapsul yang akan ditarik dengan katrol. Kapsul itu akhirnya membawa pekerja satu per satu ke atas dan akhirnya semua pekerja mampu diselamatkan. Dalam memperbaiki citranya San Esteban sangat cerdik dalam menggunakan relasinya dengan pemerintah. Terlebih lagi ketika Presiden mengambil alih serta menyaksikan secara langsung proses penyelamatan pekerja. Hal ini mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dalam kasus ini, selain citra San Esteban yang membaik, citra pemerintahan dan presiden pun menjadi meningkat karena dianggap mampu menanggulangi kecelakaan yang terjadi.

TAHAP POST CRISIS
Walaupun para pekerja yang terjebak sudah berhasil diselamatkan, namun perusahaan pertambangan San Esteban tetap ditutup sampai undang-undang keselamatan yang menjamin hidup dan martabat penambang ditetapkan Jadi, walaupun San Esteban tetap ditutup, tetapi ia sudah mampu mengatasi krisis yang terjadi dan kembali mendapatkan kepercayaan publik. Selain itu, dengan kejadian ini, kinerja pemerintah untuk membuat perlindungan untuk penambang semakin dituntut lebih lagi. Sehingga, jika San Esteban akan dibuka kembali, keselamatan pekerja harus ada jaminannya dan tidak sembarangan lagi. 

0 komentar: